Showing posts with label Wordpress. Show all posts
Showing posts with label Wordpress. Show all posts

Monday, August 8, 2011

Menampilkan Related Post Tanpa Plugin

Salah satu cara untuk meningkatkan page view yaitu dengan menambahkan link terkait dengan isi sebuah postingan yang bisa dilakukan secara manual atau secara otomatis baik menggunakan plugin atau tanpa plugin. Cara ini biasa disebut dengan istilah Menampilkan Related Post atau posting terkait berdasarkan kesamaan tema atau topik bahasan. Untuk WordPress dikelompokan berdasarkan Category atau Tag yang sama. Dengan cara ini akan lebih memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk lebih mengeksplorasi dan menemukan lebih banyak informasi.

Link internally ke postingan dalam blog juga akan membantu meningkatkan ranking blog anda dan akan membantu meningkatkan traffic, sebab jika orang yang datang ke blog anda sudah tidak ada pilihan lagi untuk dilihat maka mereka akan pergi. Ketika anda menawarkan sebuah link ke postingan anda yang lain ada kemungkinan mereka akan klik link anda dan pengunjung akan tetap di blog anda lebih lama.

Untuk WordPress, khususnya yang self hosting cara menampilkan related post bisa memanfaatkan plugin yang cukup banyak jumlahnya. Di antara plugin yang pernah saya gunakan yaitu, Related Posts by Category atau Yet Another Related Posts Plugin. Namun kurang lebih 3 bulan ini saya sudah tidak menggunakan plugin tersebut. Sebagai gantinya saya menggunakan kode di bawah ini untuk menampilkan related post (tanpa plugin), yang saya tempatkan di file single.php.

<strong>Artikel Yang Mungkin Berkaitan :</strong>
<?php $this_post = $post;$category = get_the_category(); $category = $category[0]; $category = $category->cat_ID;$posts = get_posts('numberposts=11&offset=0&orderby=rand&order=DESC&category='.$category);$count = 0;foreach ( $posts as $post ) {if ( $post->ID == $this_post->ID || $count == 10) {unset($posts[$count]);}else{$count ++;}}?>
<?php if ( $posts ) : ?><div><blockquote>
<ol>
<?php foreach ( $posts as $post ) : ?>
<li><a href="<?php the_permalink() ?>" target="_blank"><?php if ( get_the_title() ){ the_title(); } else { echo "Tidak ada artikel terkait"; } ?></a></li>
<?php endforeach // $posts as $post ?>
</ol></blockquote></div>
<?php endif // $posts ?>
<?php $post = $this_post;unset($this_post);?> 
Kode di atas akan menampilkan artikel-artikel yang berhubungan berdasarkan kategori. Jumlah artikel yang ingin ditampilkan bisa ditentutan sesuai selera penggunanya. Contoh, settingan kode di atas akan menampilkan 10 artikel atau postingan berdasarkan kategori yang sama.

Untuk mempercantik tampilan seperti settingan padding, margin dan border kebetulan saya memanfaatkankan <blockquote> yang sudah saya modifikasi dan list style menggunakan nomor <ol>. Jika tidak suka silahkan hapus kode <blockquote> dan </blockquote>, atau bisa memodifikasinya dengan div style atau div class dengan mengedit file CSS untuk mengatur tampilan seperti padding, margin, font, border bahkan hover juga bisa anda customisasi sesuai selera.

Jika menginginkan berdasarkan Tag bisa menggunakan kode berikut ini : 
<h4>Related Post : </h4>
<ul>
<?php
//menampilkan 5 judul postingan terkait berdasarkan tag yang digunakan
$tags = wp_get_post_tags($post->ID);
if ($tags) {
$first_tag = $tags[0]->term_id;
$args=array(
'tag__in' => array($first_tag),
'post__not_in' => array($post->ID),
'showposts'=>5,
'caller_get_posts'=>1 );
$my_query = new WP_Query($args);
if( $my_query->have_posts() ) {
while ($my_query->have_posts()) : $my_query->the_post(); ?>
<li><a href="<?php the_permalink() ?>" rel="bookmark"><?php the_title(); ?></a></li>
<?php endwhile; }} ?>
</ul> 

Update WordPress 3.2.1

WordPress baru saja merilis versi 3.2 pada tanggal 4 Juli yang lalu. Dan belum genap 2 minggu kini sudah keluar lagi WordPress 3.2.1. Wah bikin repot aja nih wordpress, lama-lama jadi bikin sewot nih. Semenjak versi 3 perasaan sering banget update sampai gak kehitung jumlahnya dan berani taruhan setelah ini juga pasti akan ada update lagi. Dan benar seperti komentar Bang Hendro Prayitno di postingan sebelumnya Update WordPress 3.2 :

“Ah wordpress bikin cape..karena sistemnya update bukan versi .. kl drupal itu versi .. wp benar2 bikin cape .. gua tungguin aja .. males ngapdate, paling bulan depan ada lagi tuh tingkahnya .. bagus sih phpnya di update .. tapi dah males aja mendingan nungguin lagi aja deh, ntar juga muncul lagi ..“

Ya begitulah wordpress heeee … karena dia open source barangkali dan makin populer jadi banyak yang develop habis itu jika ditemukan ada bug atau kekurangan dan ketemu solusinya biasanya update lagi Update lagi, mungkin begini ini yang sering bikin repot penggunanya. Inilah kelebihan wordpress sekaligus kekurangannya, dengan adanya update ini berarti ada temuan/masalah/bug yang perlu diperbaiki supaya kinerjanya semakin powerfull dan aman walaupun sebenarnya ternyata masih banyak juga bug yang ada di dalamnya. Untuk bug yang ditemukan memang nampaknya selalu ada saja di setiap versi, entahlah apakah ini sengaja dibiarkan supaya pemakai dituntut kreatif karena open source atau memang terlewat (tapi kayaknya gak mungkin mereka gak tahu hal ini).

Kekurangannya yaaa jadi bikin capek penggunanya untuk melakukan update apalagi jika wordpress yang digunakan sudah dicustom seperti punya saya ini termasuk beberapa blog punya temen saya yakin juga sudah dicustom, walhasil kalau mau update harus dicustom dulu secara manual satu persatu sebelum diupload ke server. Tapi untungnya untuk Update WordPress 3.2.1 ini sifatnya hanya tambalan (update minor) atau perbaikan pada beberapa fitur seperti ; perbaikan masalah ketidak cocokan beberapa server terkait dengan fungsi JSON, perbaikan desain dashboard dan theme Twenty Eleven (default Theme WordPress 3.2).

Karena kebetulan daftar file yang masuk dalam revisi tidak ada file yang perlu saya custom, maka update yang saya lakukan hanyalah mereplace/menimpa file-file yang masuk dalam daftar revisi dengan file-file yang baru, kecuali file yang ada di folder wp-content/themes/twentyeleven, karena saya tidak menggunakannya.

Berikut ini daftar nama-nama file yang direvisi :
wp-includes/post-template.php
wp-includes/compat.php
wp-includes/version.php
wp-includes/script-loader.php
wp-includes/class-json.php
wp-includes/nav-menu.php
wp-content/themes/twentyeleven/content-aside.php
wp-content/themes/twentyeleven/style.css
wp-content/themes/twentyeleven/content-link.php
wp-content/themes/twentyeleven/content.php
wp-content/themes/twentyeleven/content-image.php
wp-content/themes/twentyeleven/content-status.php
wp-content/themes/twentyeleven/content-quote.php
wp-content/themes/twentyeleven/screenshot.png
wp-content/themes/twentyeleven/inc/theme-options.php
wp-content/themes/twentyeleven/editor-style.css
readme.html
wp-admin/includes/update-core.php
wp-admin/includes/nav-menu.php
wp-admin/js/wp-fullscreen.js
wp-admin/js/wp-fullscreen.dev.js
wp-admin/css/press-this.css
wp-admin/css/dashboard.dev.css
wp-admin/css/install.css
wp-admin/css/global-rtl.dev.css
wp-admin/css/wp-admin.css
wp-admin/css/media.dev.css
wp-admin/css/global.dev.css
wp-admin/css/login.dev.css
wp-admin/css/dashboard.css
wp-admin/css/wp-admin-rtl.dev.css
wp-admin/css/global-rtl.css
wp-admin/css/press-this.dev.css
wp-admin/css/media.css
wp-admin/css/install.dev.css
wp-admin/css/wp-admin.dev.css
wp-admin/css/global.css
wp-admin/css/login.css
wp-admin/css/wp-admin-rtl.css